- Ketika generasi muda yang lahir pada tahun 1950an, 1960an dan 1970an muncul kepermukaan..mereka dibawah kesebuah unsur baru dalam memahami sejarah sebagai ideologi legitimasi. Dengan di didik dalam sistem pendidikan dan suasana nasionalis sesudah kemerdekaan.. Berjuta-juta anak muda menunjukkan kurangnya memori historis yang jelas.. Dari sejarah masa lalu mungkin mereka mengingat dengan baik nama-nama pahlawan peradaban.. Tetapi tidak mampu menempatkan mereka dalam konteks geohistoris dan menghubungkan mereka dengan arena-arena utama peradaban atau peristiwa-peristiwa kunci dalam sejarah lokal.banyak para sejarah lokal yang kita diamkan nama mereka di kanca nasional ini saat jelas dalm sejarah bangsa indonesi
- Sejarah lokal ini minimal kita publikasikan di NKRI karna ketika sultan Tidore bersikap dalam tiga pilihan ketika di tanya kamu mau ikut indonesia,belanda atau VOC ataukah merdeka sendiri jawab kami ikut indonesia sebagai negara kepulaan.namun ketika sudah ikut kita di abaikan semestinya seperti Dki sebagai daerah istimewa.
- Begitu juga dengan para kolano dan sultan yang saat memperjuangkan bangsa dan daerah lain ketakutan ketika anak cucuk bangsa ini tumbuh besar sejarah ini akan hilang tidak mengetahui lagi sejara lokal .local wisdom ini harus di pertontonkan lewat gerakan dan memontum kenegaran dari berbagai propinsi harus di tampilkan biar ada kesan yang begitu mendalam
Maluku utara yang kemudian menjadi negara bagian dari indonesia hanya sultan yang kemudian di sepakati sultan Djabir sadik Syah sementara dalam peperangan mengusir bangsa portugis sultan khairu dan Babullah yang kemudian menguris bangsa belanda dan portugis dari jajira Almoull dari Ternate
- Gerakan muda untuk memperkuat sejara lokal ini juga bagian dari kegilasahan anak muda yang kemudian merasa terpanggil dengan perjalan sejarah bangsa ini.bangsa portugis dan belanda sangat tahu jelas perjalanan bangsa ini .tampa maluku kie raha bangsa asaing tidak akan melakukan penjajahan terhadap bangsa karna mereka mencium rempa rempa yang begitu banyak makanya mereka datang di indonesia untuk melakukan perdagang visi meraka untuk melakukan pembrontakan dan penjajahan sepanjang masa karena ketakutan bangsa lain masuk maka belanda melakukan penindasan terhadapa bangsa indonesia sampai 350 tahun sekian lama bangsa ini di jajah begitu menderitanya rakyat kita namun kita hanya menikmati kita melupaka sejarah.kata bung karna jangan perna melupakan sejarah.
Komentar
Posting Komentar