Puluhan mahasiswa dan pemuda Halbar yang mengatasnamakan Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK ) duduki Kejaksaan Maluku Utara kamis 03/05/2018 dini hari menggelegar aksi unjuk rasa di depan Kejaksaan Tinggi Malut Masa aksi ini mendesak kepada pihak penegak hukum segera menuntaskan kasus korupsi yang melibatkan wakil Bupati Halmahera Barat Ahmad Dzakir Mando dalam kasus Dinas transmigrasi dan tenaga kerja (Disnakertrans ) halmahera barat
Berdasarkan hasil pemeriksaan keuangan inspektorat jendral (IRJEN) Kementrian ketenagakerjaan Republik indonesia terhadap anggaran tahun 2011-2012 terdapat temuan yang merugikan keuangan negara dan daerah 1,3 Miliar yang melibatkan Ahmad Zakir Mando saat menjabat kapala dinas transmigrasi dan ketenaga kerja (Disnakerstrns) halbar dan sekaran sebagai wakil bupati halmahera barat.
Tarikan pembayaran PT.Tugu Utama Sejati atas pekerjaan jembatan kedi yang diduga fiktif Rp.1 Miliar
Pekerjaan supervisi oleh CV.Kreasi Konsultan Rp.94 juta
Sangsi ganti Rugi sebesar Rp 87 juta PT.Utama Sejati
Pekerjaan tampa prasasti atau pekerjaan tidak dilaksanakan pada pekerjaan fisik dan kelebihan pembayaran dari PT.Kaya Wijaya senilai Rp 86 juta
Pembayaran tampa prestasi dari CV Mandiri Jaya senilai Rp.45 juta
Kelebihan biaya non personil atau penggunaan anggaran tampa prestasi kerja pembangunan jembatan UPT Jano Kedi 26 juta
Pengadaan dan penyusunan monografi UPT tidak di buat kegiatan tampa prestasi Rp 4,5 juta.
Masa aksi mendesak kepada kepolisian daerah (POLDA) dan KEJAKSAN Propinsi Maluku Utara segera mengusut tuntas dugaan korupsi yang melibatkan Ahmad Zakir Mando saat menjabat Kapala Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakerstrans) Halmahera barat
Ketika aksi dan tuntuan kami tidak di penuhi kami akan menggelar aksi susulan dan mengkonsulidasi masa begitu banyak dan terus mengawal sampai kasus ini selesai ujar mereka. (Dede evin)
Berdasarkan hasil pemeriksaan keuangan inspektorat jendral (IRJEN) Kementrian ketenagakerjaan Republik indonesia terhadap anggaran tahun 2011-2012 terdapat temuan yang merugikan keuangan negara dan daerah 1,3 Miliar yang melibatkan Ahmad Zakir Mando saat menjabat kapala dinas transmigrasi dan ketenaga kerja (Disnakerstrns) halbar dan sekaran sebagai wakil bupati halmahera barat.
Tarikan pembayaran PT.Tugu Utama Sejati atas pekerjaan jembatan kedi yang diduga fiktif Rp.1 Miliar
Pekerjaan supervisi oleh CV.Kreasi Konsultan Rp.94 juta
Sangsi ganti Rugi sebesar Rp 87 juta PT.Utama Sejati
Pekerjaan tampa prasasti atau pekerjaan tidak dilaksanakan pada pekerjaan fisik dan kelebihan pembayaran dari PT.Kaya Wijaya senilai Rp 86 juta
Pembayaran tampa prestasi dari CV Mandiri Jaya senilai Rp.45 juta
Kelebihan biaya non personil atau penggunaan anggaran tampa prestasi kerja pembangunan jembatan UPT Jano Kedi 26 juta
Pengadaan dan penyusunan monografi UPT tidak di buat kegiatan tampa prestasi Rp 4,5 juta.
Masa aksi mendesak kepada kepolisian daerah (POLDA) dan KEJAKSAN Propinsi Maluku Utara segera mengusut tuntas dugaan korupsi yang melibatkan Ahmad Zakir Mando saat menjabat Kapala Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakerstrans) Halmahera barat
Ketika aksi dan tuntuan kami tidak di penuhi kami akan menggelar aksi susulan dan mengkonsulidasi masa begitu banyak dan terus mengawal sampai kasus ini selesai ujar mereka. (Dede evin)
Komentar
Posting Komentar